Taksonomi
Bloom
1. 1. Ranah Kognitif
Ranah ini meliputi kemampuan
menyatakan kembali konsep atau prinsip yang telah dipelajari, yang berkenaan
dengan kemampuan berpikir, kompetensi memperoleh pengetahuan, pengenalan,
pemahaman, konseptualisasi, penentuan dan penalaran. Tujuan pembelajaran dalam
ranah kognitif (intelektual) atau yang menurut Bloom merupakan segala aktivitas
yang menyangkut otak dibagi menjadi 6 tingkatan sesuai dengan jenjang terendah
sampai tertinggi yang dilambangkan dengan C (Cognitive) (Dalam
buku yang berjudul Taxonomy of Educational Objectives.
Handbook 1 : Cognitive Domain yang diterbitkan oleh McKey New York.
Benyamin Bloom pada tahun 1956) yaitu:
|
No
|
C1
(Pengetahuan/Knowledge)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini menekankan pada
kemampuan dalam mengingat kembali materi yang telah dipelajari, seperti
pengetahuan tentang istilah, fakta khusus, konvensi, kecenderungan dan
urutan, klasifikasi dan kategori, kriteria serta metodologi. Tingkatan
atau jenjang ini merupakan tingkatan terendah namun menjadi prasyarat bagi
tingkatan selanjutnya. Di jenjang ini, peserta didik menjawab pertanyaan
berdasarkan dengan hapalan saja.
|
mengutip, menyebutkan, menjelaskan, menggambarkan, membilang, mengidentifikasi, mendaftar, menunjukkan, memberi label, memberi indeks, memasangkan, menamai,
menandai, membaca, menyadari, menghafal, meniru, mencatat, mengulang, mereproduksi, meninjau, memilih, menyatakan, mempelajari, mentabulasi, memberi kode, menelusuri, dam menulis.
|
|
|
♦ C2
(Pemahaman/Comprehension)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini, pemahaman
diartikan sebagai kemampuan dalam memahami materi tertentu yang dipelajari.
Kemampuan-kemampuan tersebut yaitu :
1.
Translasi
(kemampuan mengubah simbol dari satu bentuk ke bentuk lain)
2.
Interpretasi
(kemampuan menjelaskan materi)
3.
Ekstrapolasi
(kemampuan memperluas arti).
Di jenjang ini, peserta
didik menjawab pertanyaan dengan kata-katanya sendiri dan dengan memberikan
contoh baik prinsip maupun konsep.
|
memperkirakan, menjelaskan, mengkategorikan,
mencirikan,
merinci, mengasosiasikan, membandingkan,
menghitung,
mengkontraskan,
mengubah, mempertahankan, menguraikan, menjalin, membedakan,
mendiskusikan,
menggali, mencontohkan, menerangkan,
mengemukakan,
mempolakan, memperluas, menyimpulkan,
meramalkan,
merangkum, dan menjabarkan.
|
|
|
♦ C3
(Penerapan/Application)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini, aplikasi
diartikan sebagai kemampuan menerapkan informasi pada situasi nyata, dimana
peserta didik mampu menerapkan pemahamannya dengan cara menggunakannya secara
nyata. Di jenjang ini, peserta didik dituntut untuk dapat menerapkan konsep
dan prinsip yang ia miliki pada situasi baru yang belum pernah diberikan
sebelumnya.
|
menugaskan,
mengurutkan, menentukan, menerapakan,
menyesuaikan,
mengkalkulasi, memodifikasi, mengklasifikasi,
menghitung,
membangun, membiasakan, mencegah,
menggunakan,
menilai, melatih, menggali, mengemukakan,
mengadaptasi,
menyelidiki, mengoperasikan, mempersoalkan,
mengkonsepkan,
melaksanakan, meramalkan, memproduksi,
memproses,
mengaitkan, menyusun, mensimulasikan,
memecahkan,
melakukan, dan mentabulasi.
|
|
|
♦ C4
(Analisis/Analysis)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini, dapat dikatakan
bahwa analisis adalah kemampuan menguraikan suatu materi menjadi
komponen-komponen yang lebih jelas. Kemampuan ini dapat berupa :
1.
Analisis elemen/unsur
(analisis bagian-bagian materi)
2.
Analisis hubungan ( identifikasi
hubungan)
3.
Analisis pengorganisasian
prinsip/prinsip-prinsip organisasi (identifikasi organisasi)
Di jenjang ini, peserta didik
diminta untuk menguraikan informasi ke dalam beberapa bagian menemukan
asumsi, dan membedakan pendapat dan fakta serta menemukan hubungan sebab
akibat.
|
menganalisis, mengaudit,
memecahkan, menegaskan,
mendeteksi, mendiagnosis,
menyeleksi, memerinci,
menominasikan, mendiagramkan,
mengkorelasikan,
merasionalkan, menguji,
mencerahkan, menjelajah,
membagankan, menyimpulkan,
menemukan, menelaah,
memaksimalkan, memerintahkan,
mengedit, mengaitkan,
memilih, mengukur, melatih, dan
mentransfer.
|
|
|
♦ C5
(Sintesis/Synthesis)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini, sintesis
dimaknai sebagai kemampuan memproduksi dan mengkombinasikan elemen-elemen
untuk membentuk sebuah struktur yang unik. Kemampuan ini dapat berupa
memproduksi komunikasi yang unik, rencana atau kegiatan yang utuh, dan
seperangkat hubungan abstrak.
Di jenjang ini, peserta didik
dituntut menghasilkan hipotesis atau teorinya sendiri dengan memadukan
berbagai ilmu dan pengetahuan.
|
mengabstraksi, mengatur,
menganimasi, mengumpulkan,
mengkategorikan, mengkode,
mengkombinasikan, menyusun,
mengarang, membangun,
menanggulangi, menghubungkan,
menciptakan, mengkreasikan,
mengoreksi, merancang,
merencanakan, mendikte,
meningkatkan, memperjelas,
memfasilitasi, membentuk,
merumuskan, menggeneralisasi,
menggabungkan, memadukan,
membatas, merep
|
|
|
♦ C6
(Evaluasi/Evaluation)
|
Kata kerja operasional
|
|
|
Pada jenjang ini, evaluasi
diartikan sebagai kemampuan menilai manfaat suatu hal untuk tujuan tertentu berdasarkan
kriteria yang jelas. Kegiatan ini berkenaan dengan nilai suatu ide, kreasi,
cara atau metode. Pada jenjang ini seseorang dipandu untuk mendapatkan
pengetahuan baru, pemahaman yang lebih baik, penerapan baru serta cara baru
yang unik dalam analisis dan sintesis. Menurut Bloom paling tidak ada 2 jenis
evaluasi yaitu :
1.
Evaluasi berdasarkan bukti
internal
2.
Evaluasi berdasarkan bukti
eksternal
Di jenjang ini, peserta didik
mengevaluasi informasi termasuk di dalamnya melakukan pembuatan keputusan dan
kebijakan.
|
membandingkan,
menyimpulkan, menilai, mengarahkan,
mengkritik,
menimbang, memutuskan, memisahkan,
memprediksi,
memperjelas, menugaskan, menafsirkan,
mempertahankan,
memerinci, mengukur, merangkum,
membuktikan,
memvalidasi, mengetes, mendukung,
memilih,
dan memproyeksikan.
|